Denpasar – Momentum reuni alumni tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dapat menjadi ruang berbagi dan berkontribusi bagi masyarakat. Hal inilah yang disampaikan Ibu Putri Koster saat menghadiri kegiatan reuni alumni SMP Negeri 1 Denpasar dan SMA Negeri 1 Denpasar di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Minggu (12/4).
Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster yang juga merupakan alumni dari kedua sekolah itu mengajak para alumni yang telah sukses di berbagai bidang untuk ikut berperan aktif membangun Bali, khususnya melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
“Di usia kita yang sudah tidak muda lagi, mari kita manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, terutama mereka yang masih berada di garis kemiskinan dan membutuhkan perhatian kita,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa para alumni yang telah mengenyam pendidikan, memiliki pengalaman, wawasan, serta jaringan luas, memiliki potensi besar untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Kehadiran dan kepedulian alumni, menurutnya, dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi warga yang membutuhkan.
Lebih lanjut, ia mendorong agar komunikasi dan pertemuan antaralumni tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga diarahkan pada kegiatan yang bernilai sosial dan berdampak nyata.
“Dengan berbagi rezeki, kita bisa menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan, baik melalui bantuan sembako, layanan pengobatan, maupun berbagi informasi untuk bersama mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan bebas plastik,” ujarnya.
Putri Koster juga mengusulkan agar kegiatan reuni atau pertemuan alumni ke depan dapat dirangkaikan dengan aksi sosial, seperti mengunjungi panti asuhan, panti werdha, hingga membantu masyarakat di lokasi terdampak bencana.
“Nanti kita bisa berbagi kasih yang dirangkaikan dalam kegiatan aksi sosial, dan langsung hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini tentu memberi makna tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi diri kita sendiri,” imbuhnya.
Melalui ajakan tersebut, diharapkan para alumni dapat terus memperkuat solidaritas sekaligus menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pembangunan sosial di Bali. (tut/red)

