Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, DenpasarKasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar

Denpasar – Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Rabu (20/5). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh personel Militer serta PNS se-Garnisun Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam IX/Udayana membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan kembali lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak kesadaran berbangsa dan persatuan nasional.

Disebutkan bahwa semangat tahun 1908 menjadi awal transformasi perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi demi mewujudkan kedaulatan bangsa yang bermartabat.

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” tegas Menteri Komunikasi dan Digital dalam sambutannya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa makna Kebangkitan Nasional bersifat dinamis dan terus menyesuaikan tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa tidak lagi hanya terkait kedaulatan teritorial, namun juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi penerus sebagai pondasi utama menuju Indonesia yang maju dan mandiri.

Dalam sambutan tersebut juga dipaparkan berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan tersebut menjadi langkah nyata negara dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak Indonesia.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

Upacara ditutup dengan doa yang dibacakan oleh petugas sebagai bentuk harapan agar semangat Kebangkitan Nasional terus tumbuh dalam setiap pengabdian demi kejayaan bangsa dan negara. (yon/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *