GIANYAR – Aksi heroik berujung duka terjadi di Pantai Purnama. Seorang pemuda, Agus Suarsa Dharma (27), dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berusaha menyelamatkan rekannya yang hanyut ketika prosesi Banyu Pinaruh, Minggu (5/4).

Korban yang berasal dari Banjar Telabah, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar itu diketahui terseret ombak sekitar pukul 07.30 Wita.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga, I Wayan Juni Antara, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan kronologi kejadian bermula saat tiga orang, yakni Kadek Raditya (18), Agus Suarsa, dan seorang rekannya mandi di pantai.

“Awalnya mereka mandi di Pantai Purnama, kemudian datang ombak besar yang menggulung Kadek Raditya hingga hanyut,” jelasnya.

Melihat rekannya dalam bahaya, Agus Suarsa segera memberikan pertolongan. Upaya tersebut berhasil menyelamatkan Kadek Raditya. Namun nahas, sesaat kemudian ombak besar kembali datang dan menyeret Agus Suarsa hingga tenggelam.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar sekitar pukul 08.00 Wita. Menindaklanjuti laporan itu, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan SAR laut.

Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Pencarian di laut dilakukan dengan mengerahkan satu unit perahu karet dengan jangkauan area sekitar 1,5 nautical mile (NM). Sementara itu, penyisiran darat dilakukan ke arah timur dan barat dari titik lokasi kejadian.

“Untuk kondisi gelombang saat ini cukup tinggi, namun masih dapat diantisipasi oleh tim di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI AL, Polairud Polres Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, Balawista Kabupaten Gianyar, Polsek Sukawati, Koramil 1616 Sukawati, serta sejumlah potensi SAR seperti BRC, Surf Rescue, Bali Rescue, Orari, dan pihak keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap kondisi gelombang laut, terutama saat melaksanakan aktivitas di pesisir, terlebih di momen hari raya yang kerap diiringi peningkatan aktivitas masyarakat di pantai. (tut/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *