BULELENG – Akses masyarakat di wilayah pelosok Buleleng dipastikan akan semakin terbuka, setelah TNI Angkatan Darat memulai pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit. Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Senin (30/3).

Pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru bagi warga, khususnya para pelajar yang selama ini menghadapi keterbatasan akses menuju sekolah. Kehadiran jembatan tersebut dinilai akan memangkas waktu tempuh sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Program Jembatan Garuda sendiri merupakan bagian dari pembangunan 376 jembatan di seluruh Indonesia, dengan 24 titik di antaranya berada di wilayah Kodam IX/Udayana. Upaya ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah terpencil.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menjelaskan, pembangunan jembatan tidak hanya sebatas membuka akses fisik, tetapi juga membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini tidak hanya menghadirkan akses, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut selaras dengan upaya pemerataan pembangunan infrastruktur nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pemerintah daerah pun menyambut baik realisasi proyek ini. Pasalnya, pembangunan jembatan tersebut telah lama diusulkan sejak tahun 2019, namun sempat tertunda akibat pandemi. Dengan dimulainya pembangunan, harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang layak akhirnya terwujud.

Selain prosesi groundbreaking, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga setempat serta dialog virtual dengan satuan jajaran yang turut melaksanakan pembangunan serentak di berbagai wilayah.

Melalui program ini, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan dengan rakyat, sekaligus memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pelosok. (yon/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *